PANGKALAN BUN, KALIMANTANLIVE.COM – Upaya menyerap aspirasi masyarakat dilakukan Pasangan Calon Gubernur Kalteng yang diusung Partai NasDem, PKB dan didukung PBB yakni Pasangan Willy-Habib saat berada di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Pasangan Willy M Yoseph – Habib Ismail bin Yahya atau Pasangan Willy-Habib menyerap aspirasi melalui Program Desak Willy-Habib. Program ini banyak mendapat antusiasme masyarakat Kobar.
Melalui sarana dialogis antara Pasangan Willy-Habib dan warga Kobar inilah banytak aspirasi yang masuk untuk nantinya bisa direalisasikan saat pasangan ini menang dalam Pilgub Kalteng 2024.
Salah satu yang menjadi perbincangan dalam program Desak Willy-Habib yakni terkait rencana pemekaran Provinsi Kalimantan Tengah yang diharapkan akan memakmurkan masyarakat.
Pasangan Calon Gubernur Kalteng nomor urur 1 Willy Midel Yoseph – Habib Said Ismail bin Yahya sangat setuju dan akan mendorong pemekaran wilayah, termasuk pemekaran Kalteng untuk wilayah Kotawaringin.
Baca Juga : Prioritaskan Infrastruktur, Willy-Habib Bertekad Tingkatkan APBD Kalteng Capai Rp 15 Triliun
Baca Juga : Tim Pemenangan Pasangan Willy-Habib Optimistis Menang di Kotim, Ditargetkan Capai 35 Persen
Hal ini disampaikan Willy saat menjawab pertanyaan audien pada acara Desak Willy Habib di Kopi Petik Kota Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (3/10/2024).
Dikatakan Willy, pemekaran wilayah baik provinsi atau kabupaten/kota atau daerah otonomi menjadi salah satu peningkatan pemerataan pembangunan.
Menurutnya, pemekaran wilayah juga menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan kendali dengan wilayah yang lebih sempit, untuk tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dikatakan Willy, bahwa bicara tentang pemekaran di Kalteng, tentu masih ingat bagaimana Teras Narang membangun Kalteng saat itu.
Apa jadinya Kalteng jika saat itu tidak ada pemekaran. Kemungkinan akan gitu gitu aja.







