PARINGIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menyelenggarakan Workshop Digitalisasi Pengelolaan Keuangan BUMDes untuk para kepala desa, sekretaris, dan bendahara BUMDes, yang berlangsung dari 3 hingga 6 Oktober 2024, di Hotel G’Sign, Banjarmasin.
Pada kegiatan tersebut, Pjs Bupati Balangan, Taufik Hidayat yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3APPKBPMD) Kabupaten Balangan, Akhmad Nasa’i memberikan sambutan dan menyampaikan pesan khusus terkait pengelolaan keuangan di desa.
BACA JUGA: Pemkab Balangan Gelar Forum Konsultasi Publik II, Demi KLHS RPJMD 2025-2029
Dalam sambutannya, Nasa’i menyampaikan sambutan Pjs Bupati yang menyampaikan bahwa setiap desa memiliki potensi ekonomi yang berbeda-beda.
Menurutnya, meski banyak potensi yang belum tereksplorasi di berbagai desa, hal ini sering kali disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu ketidakmampuan dalam mengenali potensi tersebut dan kurangnya inisiatif dalam memanfaatkannya.
“Penting untuk dipahami bahwa pengelolaan keuangan BUMDes bukan sekadar catatan administrasi, melainkan amanah yang harus dilakukan secara transparan. BUMDes memegang peran strategis dalam perekonomian desa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pjs Bupati juga menekankan bahwa pengelola BUMDes memiliki tanggung jawab besar dalam mengelola keuangan yang masuk dan keluar. Keuangan tersebut harus dikelola dengan baik, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Saya ingatkan, pengelola BUMDes memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Dana yang dikelola harus benar-benar dipastikan penggunaannya sesuai aturan,” katanya.










