JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Beredar video di grup Instagram, sejumlah personil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kalimantan Selatan (Kalsel) terlihat terburu-buru keluar dari Mapolresta Banjarbaru, Senin (7/10/2024).
Sejumlah anggota KPK ini seperti terlihat dalam rekaman video berdurasi 1 menit 20 detik itu membawa sejumlah barang bukti yang tersimpan dalam koper dan kardus dan dibawa keluar Polres Banjarbaru untuk dimasukan kedalam mobil berwarna putih.
# Baca Juga :KENA OTT KPK, Diduga Pejabat Dinas PUPR Kalsel Diperiksa di Polres Banjarbaru, Nurul Ghufron Buka Suara
# Baca Juga :Kena OTT KPK, Wali Kota Bandung Yana Mulyana Ternyata Terjaring Kasus Suap CCTV
# Baca Juga :BREAKING NEWS – Wali Kota Bandung Yana Mulyana Kena OTT KPK
# Baca Juga :KRONOLOGI Hakim Agung MA Sudrajad Dimyati Kena OTT KPK hingga Jadi Tersangka
Terdengat dari percakapan di rekaman video itu sejumlah awak media menanyakan mau dimana koper dan kardus itu dibawa namun tak mendapat respon dari petugas KPK.
“Langsung ke Bandara yang bang? Langsung ke Jakarta ya bang? Berapa orang yang dibawa bang,” tanya awak media namun tak mendapat jawasan.
Bahkan, ketika awak media menanyakan keterlibatan Gubernur Kalsel, petugas KPK tersebut tettap bungkam.
“Gubernur ikut juga ya diamankan bang,” tanya seorang wartawati, sekali lagi petugas KPK tak menjawab.
Korupsi PBJ
OTT yang dilakukan KPK di Kalimantan Selatan, Minggu (6/10/2024), kini terkuak terkait dugaan kasus korupsi pengadaan barang dan jasa (PBJ). Penangkapan ini semakin menguatkan indikasi adanya permainan kotor dalam proyek-proyek besar di wilayah tersebut.
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, mengonfirmasi bahwa OTT ini berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. “Perkara PBJ,” ucap Alexander saat dimintai keterangan, Senin (7/10/2024). Meskipun demikian, identitas pihak-pihak yang terjaring OTT masih dirahasiakan oleh KPK.
Alex menjelaskan bahwa kasus korupsi PBJ memang menjadi salah satu bentuk kejahatan yang sulit diberantas. “Belum ada solusi jitu untuk menghilangkan praktik korupsi PBJ,” ujarnya. Praktik ini sering melibatkan persekongkolan antara penyelenggara negara dan pihak swasta yang mencari keuntungan dari proyek-proyek pemerintah.







