BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menegaskan pentingnya keseimbangan ekosistem sebagai fondasi bagi investasi berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tata Lingkungan Regional, Senin (7/10/2024), di Banjarbaru.
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gebrak 2024 dengan Kalsel Innovation Award, Lahirkan Inovasi untuk Masyarakat!
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Kenalkan Proses Pembuatan Kain Sasirangan kepada Generasi Muda
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Laksanakan Home Visit untuk Evaluasi Calon Orang Tua Angkat
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Lomba Nyanyi Lagu Banjar, Masyarakat Banua Berebut Tunjukkan Bakat!
“Keseimbangan ekosistem merupakan rumah bagi seluruh makhluk hidup, tempat mereka berkembang dan berinteraksi. Oleh karena itu, menjaga ekosistem menjadi kunci dalam investasi berkelanjutan,” ungkap Husnul Hatimah.
Dalam menghadapi tantangan lingkungan saat ini, Husnul menekankan pentingnya investasi hijau yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan kualitas lingkungan.
“Kita harus merancang solusi tepat yang diawali dengan identifikasi masalah dan potensi daerah, agar kebijakan yang diambil bisa efektif,” lanjutnya.
Tata kelola sumber daya alam di Kalimantan Selatan, inovasi dalam pemanfaatan teknologi, serta perlindungan ekosistem pesisir menjadi fokus utama Pemprov Kalsel dalam memastikan lingkungan hidup yang sehat dan lestari. Hal ini juga sejalan dengan prinsip Gawi Sabumi, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif.
Husnul berharap rakor ini tidak hanya menghasilkan diskusi teoritis, tetapi juga langkah nyata menuju kelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan.







