Rowi menjelaskan, jemput bola tersebut pihaknya tidak saja menyasar perekaman KTP bagi pelajar usia 17 tahun, namun sebaliknya.
“Kalau yang belum sampai usia 17 tahun, paling tidak datanya sudah kami pegang, pada saat nanti sudah 17 tahun sudah bisa langsung dapat KTP,” jelasnya.
(Kalimantanlive.com/ A Hidayat)
Editor : TRI







