Setelah tertinggal, Skuad Garuda berusaha keras untuk menyerang, namun tim asuhan Shin Tae Yong kesulitan menciptakan peluang serius ke pertahanan Bahrain. Sebaliknya, Bahrain beberapa kali mengancam gawang Indonesia.
Di tengah situasi sulit, Timnas Indonesia berhasil menyamakan kedudukan pada masa injury time babak pertama melalui Ragnar Oratmangoen. Gol ini berawal dari umpan silang Ivar Jenner yang menghasilkan kemelut di kotak penalti, sebelum bola mengenai Mees Hilgers dan jatuh ke kaki Oratmangoen, yang dengan sigap mengeksekusi dari jarak dekat.
BACA JUGA: Masih Terluka Usai Dihancurkan Jepang, Bahrain Siap Lampiaskan Amarah pada Timnas Indonesia!
Memasuki babak kedua, Shin Tae Yong melakukan dua pergantian pemain, memasukkan Eliano Reijnders dan Rizky Ridho untuk menggantikan Sandy Walsh dan Jordi Amat. Awal babak kedua, Indonesia mulai merespons dengan lebih baik, mencoba menyerang melalui umpan-umpan pendek.
Permainan menjadi lebih imbang, dengan kedua tim bergantian menyerang. Pada menit ke-66, Amine Benaddi melepas tembakan yang melenceng dari gawang. Di menit ke-72, Calvin Verdonk mengancam dengan tendangan bebas dari jarak 40 meter, namun Ebrahim Lutfalla mampu menangkap bola dengan baik.
Indonesia akhirnya berbalik unggul 2-1 pada menit ke-74 berkat Rafael Struick, yang mencetak gol melalui skema serangan balik cepat. Marselino Ferdinan, meski terjatuh di sisi kiri pertahanan lawan, berhasil mengirim bola ke Thom Haye, yang kemudian memberikan umpan kepada Struick di sisi kanan. Melihat ruang tembak yang terbuka, Struick melepaskan tembakan ke tiang jauh dan berhasil menjebol gawang Bahrain.
Pada menit ke-81, Maarten Paes melakukan penyelamatan gemilang setelah tendangan bebas Komail Al Aswad. Sundulan Jay Idzes mengarah ke gawang, tetapi Paes bereaksi cepat untuk menangkap bola.







