MANDAU, atau lomba konten edukasi keuangan, mengajak peserta untuk menciptakan video edukasi singkat yang membahas pengelolaan keuangan yang baik dan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.
OJK Kalteng juga mengadakan lomba Pembuatan Poster dan X Banner dengan tema “Waspada Aktivitas Keuangan Ilegal” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan judi online. Selain itu, diadakan juga Lomba Pembuatan Buku Saku Literasi Inovasi Aset Keuangan Digital (IAKD), mengingat IAKD adalah jenis inovasi keuangan yang kompleks dan belum sepenuhnya dipahami secara luas oleh masyarakat.
Sementara itu, Race Inklusi Keuangan adalah kompetisi pembukaan rekening/akun baru bagi nasabah bagi Lembaga Jasa Keuangan di Kalimantan Tengah, yang berlangsung dari September hingga Oktober 2024.
Puncak acara BIK 2024 akan digelar pada 22 Oktober 2024, bertepatan dengan Hari Santri Nasional, dan akan dihadiri oleh kurang lebih 1.000 santri dari 14 pesantren di Kota Palangka Raya, diserta kegiatan edukasi keuangan dengan narasumber dari OJK, BI, Fintech P2P Lending Syariah dan Pegadaian Syariah.
Seluruh kegiatan lomba ini dilaksanakan secara gratis tanpa biaya pendaftaran, dan peserta diwajibkan mengirimkan karya orisinal yang belum pernah dilombakan. Selain itu, setiap lomba yang diselenggarakan juga memiliki Term of Reference (ToR) yang jelas dan dapat diakses melalui tautan https://bit.ly/BIK2024Kalteng.
Dengan adanya sinergi antara seluruh pihak, Bulan Inklusi Keuangan 2024 diharapkan mampu menciptakan fondasi yang kuat untuk mencapai target inklusi keuangan, memperluas akses layanan hingga ke daerah terpencil, membangun budaya pengelolaan keuangan yang baik, serta melindungi masyarakat Kalimantan Tengah dari aktivitas keuangan ilegal. (*)
Kalimantanlive.com / Pathur
EDITOR : Pathurracahman










