Di Balai itu dilatih beragam keterampilan seperti komunikasi, industri pengolahan atau manufaktur serta kejuruan unggulan. Juga teknologi informasi dan komunikasi, teknik otomotif dan garmen Apparel (menjahit menggunakan mesin).
BLK dimaksudkan untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan keterampilan pemuda umur produktif dan putus sekolah.
BACA JUGA: Gogo Purman Jaya Adakan Maulid Tanpa Kampanye Politik, Hendro Nakalelo Hadir Berkofyah
Pelatihan tenaga kerja seperti ini sebenarnya sudah berdiri sejak tahun 2009 dengan nama awalnya ULK (Unit Latihan Kerja) berdasarkan Peraturan Bupati Barito Utara No. 17 Tahun 2009. Kemudian melalui Peraturan Bupati No. 70 Tahun 2017 berubah menjadi UPT. Balai Latihan Kerja (BLK).
Sekadar diketahui, H. Nadalsyah (Koyem) calon Gubernur Kalteng nomor urut 2 menjabat Bupati selama 2 periode dari tahun 2013 hingga tahun 2023. BLK Barito Utara dimulai tahun 2017.
BLK merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas yang berada di bawah Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Barito Utara
Tujuannya untuk menciptakan tenaga kerja yang produktif dan mandiri serta mampu untuk berwirausaha. Melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi, menciptakan tenaga kerja yang berkompeten sesuai kebutuhan pasar kerja. Meningkatkan kualitas sumberdaya tenaga pengolah, instruktur serta mengoptimalkan kerja person sesuai tugas dan fungsi.
Selain itu menumbuhkan wirausaha mandiri dan berkelanjutan. Menciptakan kemitraan dan komunikasi antar lembaga untuk pelaksanaan pelatihan dalam upaya menyiapkan tenaga kerja.
Kalimantanlive.com/M. Gazali Noor
Editor: elpian







