Sebelumnya, Aditya Dharma Santosa hilang saat melakukan kegiatan geotagging di kawasan tersebut bersama rekan-rekannya pada 2 Mei 2024. Pencarian besar-besaran melibatkan Basarnas, BPBD Kapuas, TNI/Polri, serta relawan, namun setelah beberapa waktu, pencarian dihentikan tanpa hasil.
Penemuan tengkorak ini menjadi titik balik yang mengejutkan setelah lima bulan penuh tanda tanya.
(dtm/berbagai sumber)
Editor : TRI







