PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Debat terbuka yang digelar Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Tengah atau KPU Kalteng, Senin 14 Oktober 2024 malam diikuti empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.
Pasangan nomor urut 1 Willy M Yoseph-Habib Ismail bin Yahya atau dikenal Willy-Habib tampak sangat menguasai materi debat terbuka tersebut, sehingga semua pertanyaan yang diajukan kepada Pasangan HARMONIS ini dijawab dengan baik.
Hal tersebut wajar saja, karena Pasangan HARMONIS ini sudah sering mengikuti debat terbuka, karena Willy M Yoseph merupakan mantan Bupati dua periode di Kabupaten Murung Raya.
Sedangkan Habib Ismail bin Yahya merupakan Mantan Wakil Gubernur Kalteng, sehingga saat dilaksanakan debat terbuka Pilgub Kalteng 2024 terlihat sekali keduanya menjawab dengan santai saja semua pertanyaan yang diberikan.
Ini juga terlihat dari awal pembukaan debat, Willy-Habib memaparkan program yang akan dilaksanakan ketika keduanya nanti memimpin Kalteng lima tahun ke depan.
Willy M Yoseph yang juga pernah menjabat sebagai anggota DPR RI ini, menyampaikan programnya ketika nantinya, terpilih sebagai orang nomor satu di Kalteng.
Dikatakan dia, Willy-Habib maju di Pilgub Kalteng 2024 karena ingin adanya perubahan Kalteng ke depan yang lebih baik dan maju.
“Kami ingin membawa Kalteng ke depan lebih maju , melalui tagline Kalteng HARMONIS,” ucapnya.
Disebutkan Willy, HARMONIS artinya, harati, amanah, religius, maju, optimis, nasionalis, indah dan sejahtera.
” Willy-Habib memiliki misi ingin mempercepat pembangunan ekonomi, kepastian dan kenyamanan dalam berinvestasi, memfasilitasi UMKM serta penyediaan lapangan kerja,’ ungkapnya.
Baca Juga : Optimistis Akan Lebih Maju dan Sejahtera, Asdy Narang Ajak Menangkan Willy-Habib di Pilgub Kalteng 2024
Sedangkan untuk lumbung pangan, pihaknya akan melakukan one district one product.
“Satu kabupaten akan memiliki satu produk unggulan sedangkan dalam mewujudkan ekonomi yang berkeadilan akan dilkembangkan ekonomi hijau serta percepatan ekonomi baru dan terbarukan serta konservasi energi.
“Tahun 2045 Kalteng diharapkan zero emisi,” ujarnya.







