“Potret” Menggetarkan Kampanye 2 Hari AGI – SAJA Di Trahean dan Malawaken 2 Barito Utara

Pasangan ini juga menjanjikan adanya pinjaman modal tanpa bunga dan agunan untuk usaha produktif yang nantinya akan dikelola oleh Perusda. Pusat-pusat pembibitan, beasiswa untuk sekolah dokter bagi yang ingin sekolah dokter atau yang ingin meningkatkan menjadi dokter spesialis, juga membangun asrama untuk pelajar yang studi diluar daerah.

Mengenai pelatihan tenaga kerja, nantinya Pemerintah Kabupaten akan mengajak Perusahaan untuk mengadakan kesepakatan. Bilamana perusahaan tidak menerima lulusan dari lembaga pelatihan yang dibentuk oleh pemerintah tersebut, Perusahaan tersebut dapat ditutup sementara sampai mau menerima. Demikian yang disampaikan Sastra Jaya.

BACA JUGA: BLK Jadi Bahan Kampanye GOGO-HELO dan AGI-SAJA di Pilkada Barito Utara 2024, Gagasan Siapa Awalnya?

Sastra Jaya sedikit menyentil program tertentu yang kabarnya akan memberikan alat berat di desa-desa untuk membuka lahan. Dia mengingatkan, sebuah program seharusnya yang dapat diwujudkan saja, mesti dilihat dulu pada peraturan-peraturannya sebelum diluncurkan.

Dia mengkritik janji yang tidak mempertimbangkan juga pada aspek resiko lingkungan hidupnya. Di samping itu pembukaan lahan akan terkena pada peraturan Undang-Undang Kehutanan.

“Ketika saya mau menggarap lahan saya pakai alat berat saya tidak berani. Karena lahannya ini dalam kawasan hutan produksi. Ketika itu digarap saya berani jamin besoknya langsung ditangkap,” ujar Sastra.

Sebuah janji bagi Sastra, hendaknya tidak hanya menggugah atau merangsang naluriah manusia saja untuk menariknya supaya mau memilih. Hendaknya dipilih dan dipilah janji yang rasional.