Mantan Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago Memeluk Agama Islam

KALIMANTANLIVE.COM – Jacksen F Tiago mantan melatih PS Barito Putera pada tahun 2016 menjadi mualaf dan memutuskan memeluk agama Islam.

Jacksen F Tiago menandatangani kontrak jangka panjang dengan PS Barito Putera pada musim Liga 1 Indonesia 2017.

Legenda Persebaya Surabaya yang sekarang menjadi direktur akademi Borneo FC itu membagikan momen saat ia mengucap syahadat pada Selasa (15/10/2024) di akun Instagramnya.

# Baca Juga :Ketua Asprov PSSI Kalsel Ajak Pemain PON Bergabung dengan Barito Putera dan Tim-Tim Daerah

# Baca Juga :LIVE Indosiar Laga Barito Putera vs Persib Bandung Liga 1, Susunan Pemain dan Prediksi Skor

# Baca Juga :Jadwal Barito Putera Vs Arema FC Liga 1 2023-2024, Laskar Hadapi Klub Zona Degradasi, Live Indosiar dan Vidio.com

# Baca Juga :Hasil Barito Putera vs Persebaya Liga 1: Menang 2-0, Laskar Kembali ke Tren Kemenangan

Legenda Timnas Indonesia itu mengucapkan dua kalimat syahadat di pondok pesantren Nabil Husein, Samarinda, Kalimantan Timur.

Tampak dalam video singkat tersebut pemain yang dulu berposisi sebagai striker ini mengenakan baju gamis berwarna coklat. Dalam video tersebut Jacksen juga menunjukkan sertifikat bahwa dia telah resmi menjadi seorang muslim.

“Tidak ada kata-kata yang bisa menjelaskan perasaanku saat ini, ayah. Aku menyayangimu Mr Samir Fereirra Tiago,” tulis Anak Jacksen, Hugo Samir juga mengunggah momen serupa di akun Instagram miliknya.

“Cintaku padamu dan keluarga kita abadi, anak muda,” ujar Jacksen di kolom komentar Instagram sang anak.

Perjalanan Karier
Jacksen F Tiago tiba di Indonesia sebagai pemain sepakbola pada 1994. Klub pertama yang dibela penyerang asal Brasil itu adalah Petrokimia Putra.

Sewaktu aktif sebagai pemain, Jacksen F Tiago membawa Persebaya Surabaya juara Liga 2 pada 1996-1997. Di tahun tersebut, Jacksen F Tiago juga menjadi top skor.

Setelah pensiun sebagai pemain, Jacksen F Tiago beralih profesi sebagai pelatih. Klub profesional pertama yang ditangani Jacksen F Tiago adalah Persebaya Surabaya (2003-2005). Di tahun keduanya menangani Bajul Ijo, ia mengantarkan Persebaya juara Liga 1 2004.