Program bantuan santunan bagi kematian termasuk program yang ditonjolkan pasangan AGI-SAJA dalam membantu masyarakat yang sedang kesusahan. Program sosial ini sangat membantu masyarakat disaat-saat darurat, misalnya adanya anggota keluarga yang meninggal dunia. Kesan dari kata “santunan” tentu saja ada uang yang akan diberikan secara cuma-cuma.
“Apakah Bapak Ibu mau santunan?” tanya Akhmad Gunadi Nadalsyah kepada hadirin.
Hadirin yang tadinya sudah “kena” oleh pertanyaan bercanda Akhmad Gunadi Nadalsyah sekarang tentu lebih waspada lagi. Mereka langsung serentak menjawab “tidaak”. Mereka paham, bila menjawab “mau santunan” sama saja mengharap datangnya duka.
Berbeda lagi dengan Sastra Jaya, calon pemimpin satu ini mau saja duduk ngobrol bersama wartawan di beton tempat saluran pembuangan air hujan gedung kantor. Tidak tergambarkan kesan elitis sama sekali pada dirinya saat itu atau ada tanda-tanda pencitraan. Partai politik Sastra Jaya adalah PDIP yang dikenal sebagai partainya “wong cilik’.
Masih saat berkampanye di Trahean, Sastra Jaya menerangkan betapa gampangnya yang namanya janji politik dilontarkan para politisi. Toh, janji tersebut hanya “nanti”. Karena sifatnya “nanti” kita tidak dapat membuktikannya telah berbohong sekarang, lantaran itu kan “nanti”. Begitu cara politisi senior Barito Utara ini mengajak hadirin berpikir untuk menembus logikanya.
“Kalau saya bersama Calon Bupati Akhmad Gunadi Nadalsyah menjanjikan akan mencat langit, bapak ibu tidak bisa membuktikan saya telah bohong, karena kata saya kan “nanti”, kata Sastra Jaya disambut tawa hadirin yang mengerti.
Ditempat terpisah, politik yang di jalankan dengan kedamaian juga sempat diingatkan oleh Ketua Tim Pemenangan AGI-SAJA, Jimmy Carter. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah ini mengimbau kepada seluruh simpatisan dan relawan pendukung AGI-SAJA, untuk menghindari cara-cara emosional dalam memenangkan AGI-SAJA, tetapi lebih mengedepankan cara-cara rasional.
Kampanye AGI SAJA di desa Trahean termasuk kampanye yang berhasil menyedot kedatangan masyarakat untuk menghadiri kampanye mereka. Ratusan orang menyimak tiap program strategis pasangan AGI SAJA di Desa itu.
Hadir dalam kegiatan kampanye itu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan para pemuka desa setempat.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor.










