BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Untuk meningkatkan produksi dan kualitas tanaman hortikultura di Kalimantan Selatan, UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Perbenihan di Banjarbaru, 2024. Fokus utama rapat ini adalah pengelolaan benih pisang dan jeruk.
Plh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Imam Subarkah, menegaskan bahwa benih berkualitas merupakan faktor kunci untuk meningkatkan hasil pertanian.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong UMKM Naik Kelas dengan Pelatihan Survei Pasar Ekspor Melalui Internet
“Kualitas benih sangat menentukan produktivitas dan mutu tanaman, baik pangan maupun hortikultura. Benih unggul sangat diperlukan untuk mencapai target produksi,” ujar Imam.
Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan produksi dan kualitas benih melalui pengawasan dan distribusi yang tepat.
UPTD Balai Benih berperan penting dalam penyediaan benih unggul di Kalsel, dengan tugas utama memproduksi, mengembangkan teknologi, dan menyebarkan informasi terkait perbenihan.
Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi antara petugas perbenihan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta memperbanyak benih hortikultura bersertifikat. UPTD Balai Benih dan UPB Sungkai di Kabupaten Banjar memimpin produksi benih ini.







