KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pembebasan tanah rencana pelebaran jalan di sekitaran tanjakan, Desa Baharu, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru menelan anggaran Rp 7,5 miliar.
Dengan anggaran yang cukup fantastis untuk pembebasan tanah masyarakat, namun eksekusi rencana itu hingga sekarang belum terealisasi.
Baca Juga : Klaim Tanah Kepemilikan Warga Pasang Patok di Bangunan Pemda
Kembali mencuatnya rencana pelebaran direncanakan Pemerintah Daerah sejak 2023, menyusul terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan itu, Kamis (17/10/2024).
Sebuah truk dump bermuatan split terbalik dan mengenai pengendara roda dua, setidaknya ada tiga orang korban terluka dan dievakuasi ke rumah sakit.
Menurut keterangan warga, Jumlianoor, paling diherankan wacana pelebaran jalan khusus di tikungan. Pada kenyataannya malah dibangun taman.
Baca Juga : Semalam Tak Pulang Pemacing Ditemukan Tewas di Pesisir Pantai
“Jadi kami bingung juga masyarakat ternyata, kemarin pelebaran jalan prioritas itu di tikungan diperbesar supaya berselisihan antara mobil dengan mobil lainnya aman,” terang Jumlianoor kepada wartawan.
Tapi riil di lapangan, pemerintah daerah malah membangun taman yang tidak tahu fungsinya apa, ia juga masih bingung.
“Intinya pelebaran jalan, yang nyata kami dari warga Desa Batuah jujur saja, kemarin pernah ada rapat-rapat ternyata realisasi di lapangan tidak ada pelebaran jalan,” pungkasnya.








