BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Aksi pencurian mobil di Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru yang sempat membuat resah warga akhirnya berhasil diungkap oleh Tim Gabungan Resmob Polres Banjarbaru. Pada Rabu (16/10/2024), dua unit mobil yang sebelumnya dilaporkan hilang telah diamankan bersama salah satu terduga pelaku.
Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Haris Wicaksono, membenarkan penangkapan tersebut saat diwawancarai pada Kamis (17/10/2024). “Iya, pelaku dan barang bukti mobil sudah berhasil kita amankan,” ujar AKP Haris.
# Baca Juga :KENA OTT KPK, Diduga Pejabat Dinas PUPR Kalsel Diperiksa di Polres Banjarbaru, Nurul Ghufron Buka Suara
# Baca Juga :Video Polres Banjarbaru Gulung Puluhan Anggota Geng Motor, 12 Orang Anak Bawah Umur
# Baca Juga :Kasus Temuan Mayat dalam Drum di Landasan Ulin, Polres Banjarbaru Ungkap Penyebabnya
# Baca Juga :Polres Banjarbaru Siapkan Pasukan Amankan Mudik Lebaran 2024, Sekda: Jangan Paksakan Diri Mudik Naik Motor
Tim gabungan ini terdiri dari Unit Resmob Polres Banjarbaru, Resmob Polres Banjar, serta Tim Macan Kalsel Polda Kalsel. Mereka bekerja sama untuk mengungkap kasus ini, dan kini penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan guna mengembangkan kasus tersebut.
Kasus pencurian mobil ini menjadi perhatian setelah dua unit mobil hilang di kawasan ULM Banjarbaru. Kejadian pertama terjadi pada akhir Agustus 2024, di mana sebuah mobil jenis SUV hilang di sekitar Fakultas Pertanian (Faperta) ULM. Kasus kedua terjadi pada Selasa (15/10/2024), saat sebuah Toyota Innova yang diduga milik orang tua salah satu mahasiswa hilang di hari wisuda yang berlangsung di Gedung Auditorium ULM.
Menurut salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, pelaku diduga menyamar sebagai petugas keamanan atau satpam. “Pelaku menggunakan seragam satpam dan berpura-pura membantu mengarahkan parkir mobil,” ungkapnya.
Pihak kampus telah memberikan pengarahan kepada seluruh petugas, termasuk satpam dan petugas kebersihan, untuk tidak memungut biaya parkir selama acara besar seperti wisuda. “Kami hanya diminta untuk mengatur parkir, tidak boleh memungut biaya apa pun,” tambahnya.







