Dinas PUPR Kalsel Gelar Pelatihan Tenaga Ahli Muda Jembatan dan SDA untuk Tingkatkan SDM

Pemprov Kalsel mendukung visi Gubernur 2021-2026 dalam pengembangan SDM yang agamis, sehat, cerdas, dan terampil dengan mengalokasikan dana APBD untuk program pelatihan ini.

Pelatihan tenaga kerja konstruksi mengacu pada tiga pilar utama, yaitu standar kompetensi kerja, pelatihan berbasis kompetensi, dan sertifikasi kompetensi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 31 Tahun 2006.

BACA JUGA: Peningkatan Kompetensi: Dinas PUPR Kalsel Adakan Sertifikasi Tenaga Ahli Konstruksi Jalan

“Dinas PUPR Kalsel berharap pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan peserta agar sektor jasa konstruksi dan SDM kita lebih berkualitas, andal, dan berdaya saing,” tambah Mustajab.

Kepala Seksi Pemberdayaan, Ihsan Riskiyandi Perdana, menambahkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu agar mampu bersaing dalam proyek-proyek pemerintah maupun swasta, baik skala kecil maupun besar, terutama dalam perencanaan dan pengawasan teknis.

“Tenaga kerja konstruksi memiliki peran penting dalam produktivitas pembangunan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Keterampilan mereka sangat mempengaruhi efisiensi dan efektivitas pembangunan,” ujar Ihsan.

Para narasumber pelatihan Teknik Jembatan antara lain Bambang Irawan dan Muhammad Gunawan Perdana. Sedangkan pelatihan Teknik SDA menghadirkan Bambang Irawan, Reza Adhi Fajar, dan Akhmad Gazali.

Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian