Selain menjadi kendala mengevakuasi korban karena kedalaman sungai sehingga diperlukan alat selam khusus agar bisa mengevakuasi tubuh korban yang terjepit kayu.
Sementara di lapangan tidak tersedia alat selam khusus. “Kita sudah coba menghubungi perusahaan, di antaranya Indocement. Tapi cuman ada peralatan, penyelamnya tidak ada,” kata Alekman.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







