Oleh karena itu, KPU akan intensif melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya berpartisipasi dalam pemilu, meskipun pilihan mereka terbatas.
“Kami ingin masyarakat tetap sadar bahwa meski hanya satu paslon, mereka tetap memiliki opsi, yakni memilih atau tidak memilih kotak kosong,” tutup Wahyudi.
(dtm/berbagai sumber)
editor : TRI







