Zainal menambahkan, kronologi kedua korban terombang ambing di laut perairan luar Tanjung Mangkok, Kecamatan Pulau Sebuku karena mengalami kerusakan pada bagian mesin, patah has baling-baling.
“Selama di laut, perahunya mengikuti arus dan angin saja. Bolak balik saja,” terang Zainal.
“Kalau kapal ditumpangi Iqbal dan temannya yang ditemukan lebih awal, itu kerusakan mesin. Kapal Joko dan Adi ini patah has baling-baling,” lanjut Zainal.
Korban ditemukan sekitar pukul 10.00 Wita, kemudian ditarik dan tiba di Rampa Berkah, Desa Rampa sekitar pukul 15.00 Wita.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







