Pemko Banjarmasin Targetkan 10 Kelurahan Deklarasi ODF Akhir November 2024

“Untuk menghilangkan kebiasaan ini butuh dialog panjang, apalagi kalau sudah menyangkut jamban di pinggir sungai, ini harus kita atasi bersama,” imbaunya.

Wali Kota dua periode ini menambahkan bahwa kebiasaan tersebut tidak hanya terkait perilaku individu, tetapi juga masalah ketersediaan infrastruktur sanitasi yang layak.

“Kita bersyukur, Banjarmasin sudah memiliki instalasi pengolahan air limbah di beberapa titik dan sistem komunal menggunakan pipa, termasuk biofilter. Ini langkah penting untuk memastikan akses sanitasi di kota kita semakin baik,” jelasnya.

Menurut data, akses sanitasi layak di Banjarmasin saat ini telah mencapai 95 persen, melebihi target nasional 90 persen yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Namun, tantangan masih ada dalam mencapai sanitasi sehat, baru tercapai 3 persen, sementara target nasional adalah 15 persen.

Oleh karena itu, Ibnu Sina menyatakan capaian ini perlu terus didorong melalui sosialisasi dan edukasi di masyarakat, terutama di kawasan pinggiran sungai.

“Kita harus bekerja sama agar masyarakat di bantaran sungai berhenti buang air di sungai. Mereka perlu diarahkan untuk menggunakan fasilitas komunal atau biofilter yang sudah kita sediakan di darat,” tegasnya.