Terkait upaya penurunan angka stunting di Kalsel diakui Jihan, meski yang paling dominan adalah Dinas Kesehatan namun Dinsos ternyata juga memiliki program kegiatan yang berkaitan dengan upaya penanggulangan stunting.
“Memang paling dominan itu Dinas Kesehatan namun ternyata dari Dinas Sosial pun ada mengcover itu. Tadi sudah kita konsultasikan dan akan kita tambah juga pos anggarannya”, jelasnya.
Jihan berharap, Dinas Sosial Provinsi Kalsel bisa menjalankan seluruh program kegiatannya di Tahun Anggaran 2025 dengan lancar, sesuai ekspektasi, tepat sasaran dan masyarakat miskin bisa terayomi dengan baik, pungkasnya.
Sebelumnya mewakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Gusnanda menyampaikan paparan terkait program kegiatan dengan pagu anggaran Dinsos TA 2025 sebesar 109 milyar lebih, dan terbagi kepada 5 UPTD, yakni PRSPDNF Fajar Harapan, PPRSAR Mulia Satria, PRSPD Iskaya Banaran, PRSTS Barakat Cangkal Bacari dan PPRSLU Budi Sekahtera.
Sumber: Humas DPRD Kalsel
Editor: Elpian







