“Kegiatan semacam ini sangat penting untuk membantu proses rehabilitasi mental dan rohani warga binaan, sehingga mereka dapat lebih siap ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui program ini, Kalapas juga berharap para warga binaan tidak hanya mampu menghafal doa-doa harian, tetapi juga dapat mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga ke depannya program tersebut terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi warga binaan maupun lingkungan lapas.
“Program seperti ini membantu kami dalam membentuk karakter yang lebih baik bagi para warga binaan,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/ A Hidayat)
editor : TRI










