KATINGAN, KALIMANTANLIVE.COM — Program pembangunan yang didengungkan Pasangan Calon Gubernur Kalteng atau Paslongub Willy-Habib diapresiasasi warga Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Betapa tidak, program yang akan dilaksanakan jika Paslongub Willy-Habib memimpin Kalteng dinilai langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
Konstan saja, program yang selama ini sangat dinantikan warga Desa Jahanjang, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan tersebut langsung direspon positif.
Ratusan warga Desa Jahanjang, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan sangat antusias menyimak program Paslongub Willy-Habib tersebut.
Mereka mengikuti kegiatan kampanye terbatas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalteng Nomor Urut 1, Willy-Habib pada, Kamis (24/10/2024) tersebut dengan antusias.
Salah seorang warga setempat, Sri Wahyuni secara tegas menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalteng Nomor Urut 1 Willy-Habib.
Ini setelah, dirinya mendengarkan langsung program kerja yang akan dilaksanakan pasangan Kalteng HARMONIS ketika nanti terpilih.
Ini, diantaranya Satu Desa Satu Dokter; Bantuan Desa Rp500 juta pertahun; Satu Kecamatan Satu Set Alat Berat; Insentif Naik (Tenaga Pendidik, Tenaga Kesehatan, Kader Posyandu, Perangkat Desa, RW, RT, Perangkat Adat dan Guru Agama Nonformal); Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis.
“Saya sangat mendukung pasangan Willy-Habib, yakni program kerja yang akan dilaksanakan ini sangat mengena dan sangat tepat, karena sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa,”ujar Sri Wahyuni.
Lanjutnya, mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Jahanjang ini adalah nelayan, pedagang dan swasta. Dimana, anak-anak Desa Jahanjang kebanyakan hanya mengenyam pendidikan mulai dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) saja, dan sangat jarang untuk melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi, lantaran terbentur mahalnya biaya pendidikan.
Baca Juga : Paslon Willy-Habib Peduli Kaum Hawa, Rancang Program Khusus Berdayakan Perempuan
Menjadi permasalahan lainnya yang dirasakan masyarakat desa setempat, ujar Sri, yakni masih minimnya tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan di Desa Jahanjang.
“Kami sangat mendukung program satu desa satu dokter yang akan dijalankan oleh pasangan Willy-Habib. Terlebih, dokter itu memang berasal dari putra-putri Desa Jahanjang, sehingga bisa tinggal menetap untuk melayani masyarakat di sini,”ujarnya lagi.










