Dia mencontohkan di era digitalisasi sekarang, dimana era teknologi yang semakin membutuhkan inovasi-inovasi kekinian, tentu pemuda lebih paham kebutuhan akan tersebut ungkap Patih Herman.
“Bagaimana membangun sebuah birokrasi yang lebih simpel, yang lebih mudah dijangkau tanpa perlu datang, cukup lewat HP ditangannya,” jelas Patih Herman mencontohkan.
Sementara itu, Jiham Nur, yang juga merupakan anggota DPRD Barito Utara. Sosok wakil rakyat yang berpenampilan energik ini memandang kepemimpinan Pemuda harus didukung oleh pemuda-pemudi sendiri, bahkan oleh segenap masyarakat.
“Pemuda bukan saatnya lagi hanya berpangku tangan, duduk dibelakang, mereka harus “naik panggung”. Karena nafas mereka lebih panjang untuk membawa bangsa ini ke arah pembangunan yang lebih jauh,” kata Jiham Nur.
Jiham Nur sedikit mengkritik kekeliruan cara memandang terhadap para pemuda yang mungkin masih ada hingga saat ini, sisa-sisa masa lampau.
Pemuda distigma sebagai yang tidak mampu, tidak berpengalaman, tidak boleh memimpin dan sebagainya. Padahal bila dibandingkan Index Pembangunan Manusia dan rata-rata laba sekolah masa lalu dengan masa kini, kenyataannya masa kini jauh lebih unggul daripada masa lampau.
“Tetapi tentu harus dilihat pula dari kapasitasnya person pemudanya,” tutup Jiham Nur mengakhiri wawancara.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor










