PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Balangan melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka stunting di daerah, salah satunya melalui program Balangan Lawan Stunting atau Balanting.
Program Balanting merupakan salah satu upaya antara Pemkab Balangan dan Adaro Group yang berkolaborasi menuju Balangan zero stunting.
# Baca Juga :Bertepatan Transisi Pemerintahan Baru, Pemkab Balangan Gelar Peringatan Hari Sumpah Pemuda
# Baca Juga :Pemkab Balangan Terus Dukung Perkembangan Santri dan Santriwati, Pj Bupati: Estafest Perjuangan Pendahulu
# Baca Juga :Pemkab Balangan Bersama KPK Lakukan Evaluasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi, Ini Hasilnya
# Baca Juga :Pemkab Balangan Gelar Workshop Digitalisasi Keuangan BUMDes, Dorong Transparansi dan Pemanfaatan Potensi Desa
Anggota DPRD Balangan, Hafiz Ansyari mengatakan bahwa untuk menuju Balangan zero stunting, harus mendapatkan dukungan dari semua elemen.
“Upaya penanganan stunting perlu dilakukan dengan kolaborasi bersama pemangku kepentingan diantaranya pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas dan media, sehingga diharapkan dengan adanya kolaborasi ini dapat mempercepat untuk mencapai target yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujar Hafiz.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab Balangan dan Adaro Group melalui program Balanting yang menurutnya memiliki peran penting dalam penanganan stunting di Balangan.
“Menangani stunting melalui CSR bukan hanya merupakan kewajiban moral bagi perusahaan, tetapi juga merupakan investasi strategis yang dapat membawa manfaat jangka panjang bagi perusahaan, masyarakat sekitarnya dan negara,” tegasnya.







