MUARA TEWEH, KALIMANTANLIVE.COM Debat Publik Pertama Calon Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara bukan hanya ditonton di Palawa Convention Hall Palangkaraya, di Kantor Pemenangan AGI SAJA “H. Nadalsyah Koyem Center” Muara Teweh juga diadakan nonton bareng moment paling ditunggu publik Barito Utara tersebut (30/10/2024).
Debat publik yang ditayangkan secara live (langsung) di TV ONE disaksikan ekstra saksama oleh pendukung AGI SAJA yang berada diruangan pusat pemenangan mereka di jalan Pendreh.
Mereka terdiri dari beberapa pemuda, remaja dan bahkan security kantor.
Sambil selonjoran dan menikmati camilan yang disediakan, mereka tampak mengarahkan matanya tajam ke TV berukuran besar yang menayangkan debat termasuk paling penting di sejarah Barito Utara ini. Karena pemuda usia 25 tahun sebagai debatersnya.
BACA JUGA : Debat Publik Pertama Pilbup Barut Dibuka Ketua KPU Barito Utara, Siska Dewi Lestari, Acara Paling Dinanti
Acara nobar “tak resmi” ini memang tidak diikuti banyak peserta, hanya beberapa orang saja, dikarenakan banyak pendukung dan relawan berat AGI SAJA yang berangkat ke Palangka Raya menyemangati jagoannya. Tetapi semangat mereka di acara nobar ini sama menggelora seperti mereka yang dapat hadir langsung di Palangka Raya.
Bila di Palangkaraya hadirin bertepuk tangan menyaksikan peforma memukau AGI SAJA, di center pemenangan pun sama, mereka bertepuk tangan seraya menjadi komentator dari pandangannya masing-masing.
Segmen paling berkesan bagi peserta nobar adalah pada saat AGI – SAJA (Akhmad Gunadi Nadalsyah dan Sastra Jaya) dan GOGO HELO menjawab pertanyaan para panelis, serta saat mereka saling berganti tanya jawab dan menanggapi.
Panelis, pakar atau tim ahli dalam debat publik ini bukan sembarangan, mereka adalah Dr. Heriamariaty, SH, M.Hum selaku dosen Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya, Dr. Tri Hidayati, S.H.I, M.H, dosen IAIN Palangka Raya dan Dr. Syamsuri, S.Sos, M.Si, dosen FISIP Universitas Palangkaraya.
Pada segmen menjawab pertanyaan dari moderator tentang Kabupaten Barito Utara ditetapkan sebagai objek vital nasional bidang energi dan sumber daya mineral, namun juga menjadi salah satu pusat konservasi nasional di Kalteng berdasarkan hasil evaluasi dalam RPJPD dan seterusnya.
Ditanyakan kepada AGI SAJA, apa dan bagaimana langkah kongkret dalam mengupayakan keseimbangan hayati terhadap lahan kritis agar tidak berdampak negatif terhadap kesejahteraan masyarakat? Waktu untuk AGI SAJA hanya 2 menit untuk menjawab.







