BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) Kalimantan Selatan terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi warga binaan di Lapas Kelas IIA Banjarmasin melalui kegiatan keagamaan. Warga binaan mengikuti rangkaian kegiatan dzikir, shalat dhuha, tadarus Al-Qur’an, dan mendengarkan tausiyah agama.
Kepala Lapas Banjarmasin, Faozul Ansori, mengungkapkan bahwa program ini diselenggarakan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Banjarmasin.
BACA JUGA: Gaji Karyawan Pemprov Kalsel Terancam Terlambat, Supian HK: Insya Allah Dibayar November
Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan dari petugas untuk memastikan kelancaran dan suasana yang kondusif sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan penuh khidmat.
“Kami berharap warga binaan di Lapas Banjarmasin dapat menjadi individu yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memiliki kesadaran untuk tidak mengulangi tindakan yang melanggar aturan,” ujar Faozul Ansori di Banjarmasin, Rabu (30/10/2024).
Warga binaan menyambut positif kegiatan ini karena memberi kesempatan untuk mendalami agama dan memperkuat ikatan spiritual dengan Allah SWT.
“Partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan ini memberikan ruang bagi warga binaan untuk merenung, belajar, dan berkomitmen dalam proses perubahan diri. Mereka tak lagi hanya sekadar warga binaan, tetapi juga individu yang percaya pada proses pembinaan dan peningkatan diri,” tambahnya.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian







