Perekonomian Kalimantan Selatan Menguat di September 2024, Terus Tunjukkan Tren Positif

Neraca perdagangan Kalimantan Selatan juga mengalami peningkatan yang signifikan, tercatat meningkat 43,96 persen dibandingkan September 2023. Meskipun mengalami penurunan pada Mei hingga Juli, surplus neraca perdagangan kembali menguat, dengan peningkatan 29,44 persen secara month-to-month (mtm) pada September 2024, mencapai US$1.187,80 juta.

Dari sisi pendapatan APBN hingga September 2024, terealisasi sebesar Rp15,21 triliun, atau 67,00 persen dari target. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kinerja pendapatan APBN mengalami kontraksi sebesar 14,49 persen. Namun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 8,20 persen dengan realisasi Rp1,43 triliun.

Dalam hal belanja negara, total belanja mencapai Rp27,60 triliun, atau 71,23 persen dari pagu, meningkat 30,40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Realisasi belanja untuk bulan September terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp6,49 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp21,11 triliun.

BACA JUGA: Hingga Juni, Kondisi Perekonomian Kalsel Tunjukkan Tren Positif, Gaji Ke-13 Turut Menyumbang

Pendapatan negara dari Penerimaan Pajak Dalam Negeri mencapai Rp13,54 triliun atau 64,41 persen dari target, terkontraksi 15,79 persen (yoy). Sektor pertambangan, perdagangan besar, dan pengangkutan serta pergudangan adalah tiga sektor yang memberikan kontribusi penerimaan terbesar.

Kinerja pendapatan negara yang dipungut oleh Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Kalimantan Bagian Selatan sampai dengan September 2024 sebesar Rp6,03 triliun, dengan tantangan utama adalah penurunan harga ekspor komoditas seperti batu bara dan CPO.

Di sisi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), realisasinya mencapai Rp1,43 triliun atau 113,86 persen dari target, tumbuh 8,20 persen (yoy). Capaian ini berasal dari PNBP BLU dan PNBP lainnya, termasuk dari DJKN yang meliputi aset, piutang negara, dan bea lelang.

Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian