KOTABARU, Kalimantanlive.com – Pengendara roda dua biasa melintas di kawasan Jalan Surya Gandamana mengeluhkan, tanah bekas kegiatan proyek menempel di ruas badan jalan di kawasan itu.
Pengendara kerap menggerutu saat melintas di kawasan itu, ketika cuaca panas jalan berdebu. Saat hujan, licin khawatir membahayakan keselamatan mereka.
Baca Juga : Lima Jam Sehari Petugas Dishub Berjaga di Jalan Baharu Kotabaru
Para pengendara menilai, sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan mereka. Lantaran tanah usai aktivitas keluar masuk kendaraan proyek itu hanya dibiarkan.

Menjadi atensi pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kotabaru langsung ke lokasi dan menemui pimpinan proyek pembangunan Masjid Agung Husnul Khotimah.
Baca Juga : Mantap, Sudah Murah Keberangkatan Bus Damri Kotabaru-Serongga-Batulicin Tepat Waktu
“Dishub sudah cek ke lokasi,” kata Kadishub Kotabaru Khairian Anshari kepada Kalimantanlive.com, Kamis (31/10/2024).







