“Ini tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi desa, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan,” ujarnya.
Di samping bantuan finansial, Dinas PMD juga menekankan pemantauan dan pendampingan terhadap BUMDes melalui program seperti Coaching BUMDes. Harapannya, potensi BUMDes dapat dioptimalkan dan kendala yang dihadapi bisa diatasi secara proaktif.
BACA JUGA: Komisi I DPRD Kalsel Apresiasi Pelaksanaan SKD CPNS Pemprov Kalsel 2024
Peran generasi muda juga menjadi perhatian, terutama melalui pelatihan dan bimbingan teknis bagi lembaga ekonomi desa. Dengan ini, BUMDes yang sudah berkembang didorong untuk mencapai tahap kemajuan yang lebih tinggi.
“Kami berharap BUMDes yang sudah berkembang bisa tumbuh menjadi entitas yang mandiri dan maju,” tambah Novi.
BUMDes yang bergerak di sektor simpan pinjam juga mendapatkan dukungan dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) melalui MoU yang mendukung pengembangan usaha mikro. Langkah ini diharapkan membantu BUMDes simpan pinjam untuk menjadi lebih berdaya dan berkelanjutan.
Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan BUMDes dapat membawa perubahan positif dan membangun ekonomi desa yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian







