BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan rapat bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel pada Jumat (1/11/2024) di Banjarmasin, untuk membahas strategi pengurangan angka pengangguran di tahun 2025. Pertemuan ini dipimpin oleh Bambang Yanto Permono, Sekretaris Komisi IV, dan dihadiri oleh Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti, S.Sos., M.Si.
Dalam rapat tersebut, agenda utama adalah penyusunan program dan kegiatan tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan kemandirian, daya saing, dan kesejahteraan tenaga kerja serta masyarakat transmigrasi di Kalsel.
BACA JUGA: Wakil Ketua DPRD Kalsel Tekankan Pentingnya SDM Berkualitas dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045
“Disnakertrans Kalsel sebagai instansi Tipe A memiliki tanggung jawab besar dalam menangani urusan ketenagakerjaan dan transmigrasi,” ujar Bambang, politisi dari Partai Demokrat.
Disnakertrans Kalsel berfokus pada pengelolaan tenaga kerja, peningkatan keterampilan sumber daya manusia, serta pengembangan masyarakat transmigrasi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di provinsi ini.
Bambang mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran di Kalsel saat ini cukup tinggi, mencapai sekitar 8 persen, sehingga memerlukan penanganan serius.
Untuk mengatasi hal ini, Disnakertrans akan memaksimalkan peran balai latihan kerja di seluruh provinsi untuk menyediakan pelatihan bagi pencari kerja. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensi mereka agar lebih siap bersaing di dunia kerja.
“Selain itu, kami akan meningkatkan inisiatif penyelenggaraan bursa kerja untuk memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” jelas Irfan Sayuti.







