Optimalkan Kualitas dan Akurasi, Laboratorium LPHP BPTPH Kalsel Jalani Asesmen Awal Akreditasi ISO 17025:2017

BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Laboratorium Pengamatan Hama Penyakit Tanaman (LPHP) milik BPTPH Provinsi Kalimantan Selatan di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, melaksanakan Asesmen Awal dan Witness Akreditasi Laboratorium berdasarkan standar ISO 17025:2017.

Kepala BPTPH Kalsel, Lestari Fatria Wahyuni, mengungkapkan bahwa kegiatan asesmen berlangsung selama dua hari, mulai dari 31 Oktober hingga 1 November 2024, dan dilakukan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Panen dan Tanam Padi di Batola, Tujuannya untuk Kurangi Dampak El Nino

“Akreditasi ini merupakan standar utama bagi laboratorium pengujian, yang memastikan laboratorium mampu menghasilkan data pengujian yang akurat dan tepat,” ujar Lestari pada Jumat (1/11/2024).

Lestari menambahkan bahwa Akreditasi ISO 17025 bertindak sebagai jaminan pihak ketiga terhadap sistem manajemen mutu laboratorium serta memastikan kompetensi teknis yang memadai.

Ruang lingkup asesmen kali ini mencakup pengujian mikrobiologi, khususnya untuk mengukur tingkat kerapatan dan viabilitas bahan Agen Pengendali Hayati (APH) Trichoderma sp.

“Proses asesmen bertujuan untuk menilai kemampuan laboratorium dalam menghasilkan pengujian yang akurat, dapat diverifikasi, dan direproduksi secara konsisten. Ini mencakup evaluasi terhadap standar kualitas secara intensif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Penilaian ini dilakukan oleh tenaga ahli dari KAN Jakarta, yaitu Dewi Taliroso dan Rina Yasmina Lubis.

Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian