BANDUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Persib Bandung harus puas bermain imbang dengan skor 1-1 saat menjamu tim juru kunci, Semen Padang, pada laga pekan ke-10 Liga 1 2024-2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Gol cepat yang diciptakan Persib tak mampu membawa kemenangan, sementara overconfidence disebut pelatih Bojan Hodak menjadi salah satu penyebab kegagalan mereka meraih poin penuh.
# Baca Juga :LIVE Indosiar Laga Barito Putera vs Persib Bandung Liga 1, Susunan Pemain dan Prediksi Skor
# Baca Juga :Jadwal Barito Putera Vs Arema FC Liga 1 2023-2024, Laskar Hadapi Klub Zona Degradasi, Live Indosiar dan Vidio.com
# Baca Juga :Napoli Menggila di Puncak! Milan Terpuruk Keluar dari 5 Besar Klasemen Liga Italia
# Baca Juga :Barcelona Pecah Kutukan Bayern! Man City Ukir Rekor Baru di Liga Champions
Persib membuka keunggulan di menit ke-6 melalui tembakan Ciro Alves yang memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Marc Klok dari luar kotak penalti. Setelah gol tersebut, Persib terus menggempur pertahanan Kabau Sirah dan menciptakan beberapa peluang emas, namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Semen Padang Pakai Strategi Parkir Bus
Pada babak kedua, Semen Padang berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Gala Pagamo di menit ke-52, memanfaatkan umpan silang akurat dari Ryohei Michibuchi. Usai gol tersebut, Semen Padang menerapkan strategi “parkir bus” yang membuat Persib sulit menembus kotak penalti.
Masuknya mesin gol David da Silva pun tak banyak membantu, dan pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Bojan Hodak Ungkap Penyebab Hasil Imbang
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa timnya tidak memiliki waktu istirahat yang cukup, terutama karena mereka harus tampil di laga AFC di tengah jadwal Liga 1. Selain itu, Hodak menilai ada kecenderungan timnya meremehkan Semen Padang, tim yang berada di dasar klasemen.







