Sebagai juara, MAN Barut berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar 7,5 juta dan berhak memboyong piala bergilir. Uang dan piala tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Pj. Barito Utara.
Dedy Suryana selaku pimpinan Yamaha Surya Pratama Muara Teweh mengaku kagum atas sportifitas para pelajar. Sejak tournament ini dibuka hingga ditutup saat ini, mereka berlaku sportif dan tetap menjaga kedamaian dan persaudaraan antar sesama pelajar.
“Alhamdulillah Fazio Cup 2024 ini berjalan lancar, tidak ada insiden apapun. Kegiatan ini harus terus berlanjut, insya Allah tahun depan akan kita adakan Fazio Cup 2025, dan harapannya diikuti oleh banyak sekolah,” harap Dedy Suryana yang juga Ketua KONI Barito Utara ini.
Pecinta Sepak Bola sekaligus Lurah Lanjas Muara Teweh, Romiadi Bachrul, yang senantiasa memantau turnamen ini mengaku benar-benar bahagia melihat antusiasme para atlet dan supporter dipertandingan ini. Ia juga mengaku menaruh penghargaan yang tinggi kepada Panitia kegiatan, Yamaha Surya Pratama Muara Teweh, yang berhasil menghimpun para pelajar dalam kompetisi ini.
“Dari Kelurahan sebagai wilayah tempat berlangsungnya turnamen ini, kami sangat mendukung event seperti ini, ijin tempat dan support selalu kami dukung penuh untuk suksesnya acara ini,” sebut Romiadi.
Turnamen ini juga disaksikan oleh pejabat dan tokoh penting Barito Utara, dari unsur Forkopimda, anggota DPRD sekaligus tokoh olah raga dan tokoh mayarakat Barut, Patih Herman AB, Kepala Dinas Damkar, Kepala Pengadilan Agama, Ketua Askab Barito Utara dan tokoh terkemuka lainnya.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor







