PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Komisi III DPRD Balangan meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Balangan untuk menggelar pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di daerah.
Hal tersebut bertujuan agar masyarakat setelah mengikuti pelatihan dapat langsung bekerja atau memiliki keterampilan yang memadai untuk mencari pekerjaan, sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah.
# Baca Juga :Sekretaris DPRD Balangan Hadiri Pembukaan Festival Habsyi se- Banua Anam 2024
# Baca Juga :Saat di Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua DPRD Balangan Ingatkan Pemuda Soal Kemajuan Teknologi
# Baca Juga :Ketua DPRD Balangan Ikuti Kegiatan Fun Run 5K, Linda: Kami Support Penganggarannya
# Baca Juga :Ketua DPRD Balangan Ajak Sosialisasikan Gunakan Hak Pilih di Pilkada Serentak 2024
“Pelatihan yang dilaksanakan harus dapat menjawab kebutuhan dunia kerja. Dengan demikian, setelah mengikuti pelatihan, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga kesempatan untuk bekerja dan memperbaiki perekonomian mereka,” ujar Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafiz Anshari, Senin (4/11/2024).
Hafiz menerangkan bahwa DPRD Balangan, khususnya Komisi III, mendorong agar pelatihan dan program peningkatan keterampilan kerja yang digelar dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan dunia usaha.
Menurutnya, pelatihan yang tidak didasarkan pada analisis kebutuhan pasar kerja akan sia-sia dan tidak efektif.
Ia juga menekankan bahwa Disnakertrans perlu memiliki data yang akurat mengenai perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Balangan dan kebutuhan tenaga kerja mereka.
Dengan data tersebut, pelatihan yang diberikan dapat lebih terarah dan fokus, serta lebih tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja lokal.
“Perusahaan yang ada di Balangan harus diketahui dengan jelas, termasuk berapa banyak kebutuhan tenaga kerja mereka. Dengan demikian, Disnakertrans dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam setiap pelatihan yang diselenggarakan,” katanya.
Ia mengharapkan agar Disnakertrans dapat meningkatkan sinergi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Balangan untuk memastikan bahwa tenaga kerja lokal yang dilatih memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.







