Pemko Banjarmasin Keluhkan Sulitnya Realisasikan Program Makan Siang Gratis, Anggaran Ratusan Miliar Jadi Beban!

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Program makan siang bergizi gratis yang diusung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadapi kendala serius di Banjarmasin.

Pemerintah Kota Banjarmasin menyatakan sulit untuk merealisasikan program tersebut akibat keterbatasan anggaran yang sangat besar.

# Baca Juga :Pemerintah Kota Banjarmasin Rencanakan Seluruh Sekolah Kembali Seperti Sedia Kala

# Baca Juga :Tiga Pejabat Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin Dilantik, Ini Harapan Ibnu Sina

# Baca Juga :Pemerintah Kota Banjarmasin Dukung Penuh MTQ Nasional XXIX 2022, Siapkan Berbagai Fasilitas di Venue

# Baca Juga :Diskominfotik Banjarmasin Kembangkan Sistem Berbasis Aplikasi: Teras Data Berbagi, Sebagai Dasar Pembuatan Kebijakan Pemerintah Kota

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Banjarmasin, Edy Wibowo, menjelaskan bahwa bukan hanya Banjarmasin, tetapi banyak daerah lain juga mengalami kesulitan dengan beban anggaran yang besar.

“Untuk melaksanakan program ini, kami memerlukan anggaran ratusan miliar setiap tahunnya, ini jelas tidak sepadan dengan APBD kita,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Baihaqi, menguraikan bahwa untuk menyediakan makan siang bagi 88.000 siswa di Banjarmasin dengan estimasi satu porsi seharga Rp7.500, pemerintah kota harus merogoh anggaran hampir Rp250 miliar setiap tahun.