KALIMANTANLIVE.COM – Keputusan Apple yang enggan berinvestasi penuh di Indonesia dan meminta keringanan pajak selama 50 tahun memicu reaksi keras dari masyarakat Indonesia, khususnya pengguna media sosial.
Warganet ramai-ramai mengucapkan selamat tinggal kepada produk Apple, terutama iPhone, melalui akun Instagram resmi @/apple pada Selasa (5/11/2025).
# Baca Juga :GILA! Huawei Mate XT Ultimate: HP Lipat 3 Pertama di Dunia, Lebih Mahal dari iPhone 16 Pro, Lihat Spesifikasinya!
# Baca Juga :iPhone 16 Tanpa Stiker Apple, Kejutan Baru saat Unboxing, Begini Respon Pembeli!
# Baca Juga :Rumor Apple iPhone 16: Ukuran Layar Baru, Trik AI, dan Bocoran Desain
# Baca Juga :Pencuri Sikat Hp iPhone, Realme, Rokok Elektrik dan Uang Milik Warga Liang Anggang. Macam Barbar Pun Bertindak
“Saya tidak akan pernah lagi menggunakan produk Apple,” tulis salah satu warganet di kolom komentar, menandai kemarahan publik atas sikap Apple yang dinilai tak menghargai pasar Indonesia.
“Selamat tinggal Apple dan selamat datang Samsung Galaxy AI,” tambah warganet lain, menunjukkan peralihan dukungan ke merek lain yang lebih responsif terhadap regulasi lokal.
Warganet menilai penjualan produk Apple di Indonesia sudah cukup besar, namun perusahaan asal Cupertino tersebut tetap enggan membayar pajak di Tanah Air. “Keuntungan elite, bayar pajak sulit,” sindir salah satu pengguna.
Isu ini semakin hangat dengan pernyataan Anggota Komisi VI DPR, Mufti Anam, yang mendukung pemerintah untuk melarang penjualan seri iPhone 16 di Indonesia. Mufti mengkritik keras permintaan tax holiday Apple selama 50 tahun, yang dianggap tidak masuk akal dan tidak menghargai kebijakan pemerintah Indonesia.
“Permintaan Apple ini memang sudah keterlaluan. Saya dukung agar iPhone 16 dilarang di negara kita,” tegas Mufti dalam rapat dengan Menteri BUMN Erick Thohir, Senin (4/11/2024).







