Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Bentuk Empat Kampung Siaga Bencana untuk Mitigasi Banjir

BATULICIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) kembali mengukuhkan komitmennya dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana dengan membentuk empat Kampung Siaga Bencana (KSB) baru. Melalui Dinas Sosial Tanbu, program ini bertujuan untuk memperkuat penanggulangan bencana berbasis masyarakat, khususnya di daerah yang rawan banjir.

Kepala Dinas Sosial Tanbu, Liana Hamita, melalui Kepala Bidang Linjamsos Muhammad Supian, mengungkapkan bahwa penambahan KSB ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Tanbu dalam mengurangi dampak bencana yang sering melanda wilayahnya.

“Baru-baru ini, kami membentuk empat KSB di beberapa desa yang rawan bencana banjir. Empat desa tersebut adalah Desa Selaselilau di Kecamatan Karang Bintang, Desa Karya Bakti di Kecamatan Kusan Tengah, Desa Beringin di Kecamatan Kusan Hilir, dan Desa Dukuh Rejo di Kecamatan Mantewe,” jelas Supian.

BACA JUGA: Raih Visi Indonesia Emas 2045, Bupati Tanah Bumbu dan Ketua DPRD Hadiri Rakornas Bersama Presiden Prabowo

Pembentukan KSB ini, menurut Supian, berawal dari tingginya frekuensi banjir yang sering melanda daerah tersebut, yang menuntut adanya upaya penanggulangan bencana yang lebih sistematis dan berbasis komunitas. Kampung Siaga Bencana ini diharapkan menjadi wadah untuk melibatkan masyarakat dalam upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Supian menambahkan bahwa setiap KSB akan mengorganisir berbagai kegiatan penanggulangan bencana, seperti pelatihan kesiapsiagaan, pembentukan tim evakuasi, pembagian tugas untuk logistik dan dapur umum, serta persiapan hunian sementara untuk para korban bencana. Setiap desa akan memiliki 30 relawan yang siap bergerak saat terjadi bencana.

Dengan tambahan empat desa ini, Tanah Bumbu kini telah memiliki tujuh Kampung Siaga Bencana. Sebelumnya, dua desa telah lebih dulu memiliki KSB, yaitu Desa Maju Makmur di Kecamatan Batulicin dan Desa Karya Bakti di Kecamatan Kusan Tengah.