“Kemenangan Trump ini mungkin akan membuat The Fed mempertahankan suku bunga lebih lama, yang bisa menekan rupiah dan bursa saham Indonesia,” ujarnya.
Meski demikian, Fithra masih optimis bahwa rupiah bisa bertahan di bawah Rp 16.000 per dollar AS hingga akhir tahun 2024. Namun, kondisi pasar akan terus dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi AS dan perkembangan politik global.
(dtm/berbagai sumber)
editor : TRI







