Menghindari akibat fatal diakibatkan serangan hewan liar, ia sudah mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan sebagai instansi berwenang agar menyediakan Serum Anti Bisa Ular (SABU) dan Vaksin Anti Rabies.
Baca Juga : Watini Korban Serangan Ular Cobra Rasakan Panas Dijarinya
Permohonan diajukan melalui surat per tanggal 28 April 2023. Selain koordinasi langsung dengan instansi bersangkutan.
Namun permohonan penyediaan serum hingga sekarang belum terealisasi. “Kami mengharapkan, karena petugas melakukan evakuasi di lapangan bertaruh nyawa saat berkonflik dengan King Cobra,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Erwin Simanjuntak belum ada respon dikonfirmasi melalui telepon genggam.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor ; Rian







