Kasus Pengeroyokan Siswa SMK Dilaporkan ke Polresta Banjarmasin, Ipda Partogi: Masih Proses Pemeriksaan

Wartawan media ini mencoba mengklarifikasi jawaban tersebut lebih jauh. Namun pesan yang dikirimkan melalui media sosialnya tak direspon, hanya baca.

Di samping itu, ada salah satu akun yang mengaku sebagai siswa di sekolah tersebut @rioovalentino. Melalui akun media sosial yang sama, ia menceritakan kepada kakak pelaku bahwa dirinya melihat sendiri pelaku minum-minum bersama teman-temannya saat di sekolah.

Ia juga menceritakan korban sampai dikeroyok, lantaran korban sempat dipalak. Namun tidak memberikan uang kepada pelaku dan kawanannya.

Terlebih juga ia bercerita kenapa para korban yang dipalak tidak melaporkan hal tersebut kepada guru. Karena ujarnya, jika melaporkan, para korban takut dihakimi diluar lingkungan sekolah oleh para pelaku.

“kak saya disini netral ya, saya salah satu siswa smkn tersebut, saya melihat dengan mata saya sendiri, bahwa ading pian tuh minum minum kak sama kawanannya, kawanann ading pian tuh kawananan ulun jua, kawan kelas ulun korban ading pian dan kekawanannya dimintai duit, dan itu bukan kelas kami aja kak yang dimintai duit buat beli minum kenapa korban sampai dikeroyok? karna korban tidak ngasih uang ke ading pian kak. kenapa kawanan kelas ulun kd melapor ke BK? karna kawanan kelas ulun takut bakal di hakim sendiri diluar sekolah kak. sekali lagi ulun pihak netral, ulun minta rela kak lah mun ada salah kata ulun menyampaikan apa yang lun lihat, makasih. #tegakkankeadilan,” ujarnya melalui komentar.

Kalimantanlive.com/Ilham
Editor: Elpian