Akhmad Gunadi menjawab dengan menyodorkan mengenai meritokrasi dan Peraturan Mentri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 40 Tahun 2018. Ia juga menjelaskan tentang apa itu jabatan struktural dan fungsional.
“Suatu jabatan itu ada yang namanya jabatan struktural dan jabatan fungsional. Jabatan fungsional inilah yang harus kita perhatikan betul-betul penempatannya sesuai kompetensi dan keahliannya. Tetapi ada yang namanya jabatan struktural yang ini bisa disesuaikan dengan kemampuan manajerial Kepala Dinas atau Eselon itu,’ jelas Akhmad Gunadi.
Penjelasan Akhmad Gunadi Nadalsyah tadi ditambahkan lagi oleh penjelasan Sastra Jaya sang Calon Wakil Bupatinya.
“Penempatan ini penting bagi struktural supaya mereka ini bisa mengembangkan dirinya, mengembangkan kepemimpinannya,” tambah Sastra Jaya.
Akhmad Gunadi Nadalsyah bahkan membandingkan dengan Jokowi yang mengangkat Susi Pujiastuti menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, padahal sama sekali bukan bidangnya Susi Pujiastuti.
Usai Debat, Patih Herman AB mengaku puas dengan penampilan pasangan AGI SAJA pada debat kali ini. Padahal sebenarnya ia berharap yang saling berhadapan untuk berdebat adalah Calon Bupatinya saja.
“Jawaban dan sanggahan Agi Saja kita lihat sendiri mampu mematahkan argumentasi lawan debatnya. Lawan debat mungkin sebelumnya sempat menyangka Agi Saja tidak akan mampu menjelaskannya, karena merasa kritiknya sebagai kebenaran. Nyatanya sangkaannya runtuh,” kata Patih Herman.
Lain lagi dengan H. Taufik Nugraha, Jiham Nur, Hj. Rujana Angraini, Suparjan Efendi dan Ardianto. Pentolan DPRD Barito Utara ini kompak memberikan point 9 untuk jawaban Agi Saja, sementara lawannya hanya diberikan poin angka 4.
Saat Ardianto ditanya mengenai program tiap desa diberikan alat berat supaya dapat membangun jalan, Ardianto tersenyum kecil. Menurutnya coba lihat betapa banyaknya jalan yang sudah terbangun saat ini, jalan lintas kabupaten atau jalan lintas provinsi, jalan di desa-desa dan kampung yang tak terhitung bnyaknya sudah dibangun di Indonesia ini.
“Apakah mereka itu dari diberikan alat berat,” tutup Ardianto berlogika.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor










