BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Membaca memiliki peran penting dalam pengembangan individu dan masyarakat. Peringatan Hari Gerakan Nasional Membaca yang jatuh pada 12 November setiap tahun menjadi bukti komitmen untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat Indonesia.
Dalam rangka memperingati hari ini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan, Nurliani, mengajak seluruh masyarakat Banua untuk membiasakan diri membaca buku sebagai salah satu kebiasaan positif.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Gelar Presentasi Uji Publik dan Monev untuk Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik
“Mari kita biasakan diri untuk lebih banyak membaca agar dapat memperluas pengetahuan dan wawasan keilmuan kita,” kata Nurliani di Banjarmasin, Selasa (12/11/2024).
Nurliani menambahkan bahwa kegiatan membaca sangat mudah dilakukan dan dapat dilakukan di berbagai tempat. Ia mencontohkan, waktu yang biasa terbuang seperti saat menunggu di ruang tunggu bandara, antrean, atau bahkan saat menunggu makanan di restoran, dapat dimanfaatkan untuk membaca.
“Membaca itu mudah, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Misalnya, kita bisa membaca sambil menunggu di ruang tunggu bandara, antrean, atau bahkan di rumah makan sambil menunggu pesanan datang,” ujarnya.
Menurut Nurliani, kebiasaan membaca tidak hanya meningkatkan intelektual, tetapi juga dapat memperbaiki derajat seseorang.
“Apapun profesinya, orang yang gemar membaca pasti memiliki keunggulan dibandingkan mereka yang tidak,” tutupnya.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian







