Sementara, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Setda Tabalong, Zulfan Noor menyampaikan bahwa ini merupakan komitmen pemerintah meningkatkan ketahanan dan kerentanan pangan.
“Ini salah satu langkah penting dalam upaya kita untuk memahami kondisi ketahanan dan kerentanan pangan di wilayah Tabalong,” ucapnya saat membacakan sambutan tertulis Pj Bupati Tabalong.
Diharapkannya, peluncuran FSVA tersebut dapat lebih tanggap terhadap potensi kerentanan pangan yang mungkin timbul akibat berbagai faktor, seperti perubahan iklim, bencana alam dan masalah ekonomi.
“Dengan adanya peta ini, kita dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antara berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketahanan pangan di daerah kita,” harapnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







