TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Dinas Ketahanan Pangan Perikanan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPPTPH) Kabupaten Tabalong melaunching Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) di Aston Tanjung City Hotel, Selasa (12/11/2024).
FSVA atau laporan penyusunan peta ketahanan dan kerentanan pangan ini bertujuan untuk menyajikan informasi ketahanan pangan yang akurat, komperehensif dan tertata dengan baik.
# Baca Juga :DKPPTPH Tabalong Serahkan Bantuan Alat Pertanian Senilai Rp1,7 Miliar ke Kelompok Tani
# Baca Juga :Dua Kelompok Tangkap Ikan Terima Bantuan Peralatan Perikanan dari Pemkab Tabalong
# Baca Juga :Saat Panen Padi di Desa Lok Batu, Pj Bupati Tabalong Sebut Petani Ujung Tombak Swasembada Pangan
Menurut Kepala DKPPTPH Tabalong, Fahrul Raji bahwa ini sebagai bentuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kerawanan pangan dan gizi.
Sehingga dapat memberikan arah dan rekomendasi kepada pembuat keputusan dalam menyusun program, kebijakan serta pelaksanaan intervensi di daerah.
Hal itu berdasarkan UU Pangan Pomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan PP Nomor 17 tahun 2015 tentang ketahanan pangan dan gizi dimana permerintah dan pemerintah daeah sesuai dengan kewenangannya membangun, menyusun dan mengembangkan sistem informasi pangan dan gizi yang terintergrasi.
“Anggota tim penyusunan FSVA ini terdiri dari Bapperida, Badan Pusat Statistik, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Dunas PUPR,” ujarnya.










