“Survei ini melibatkan kolaborasi terkait pengelolaan wilayah, aksesibilitas, penyediaan sarana dan prasarana, serta pemanfaatan potensi lahan untuk pengembangan agrowisata dan wisata berbasis lingkungan. Dengan mengintegrasikan pendekatan edukasi dan kebudayaan serta pemanfaatan teknologi digital, kami berharap destinasi ini dapat dikelola dengan lebih optimal oleh masyarakat setempat,” jelas Jivi.
Ia juga menekankan bahwa hasil survei ini akan menjadi bahan penting dalam dokumen perencanaan pembangunan pariwisata daerah sesuai RIPPARDA.
BACA JUGA:Pj Bupati Murung Raya Hermon Dukung Gerakan Tanam Padi Gogo di Desa Muara Jaan
Dokumen ini akan menjadi dasar bagi kebijakan, strategi, dan perencanaan yang mencakup pengembangan industri wisata, promosi destinasi, dan penguatan kelembagaan pariwisata baik jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Harapannya, dengan survei ini, destinasi seperti Air Panas Sopan Apui dan Puruk Kambang dapat berkembang menjadi ikon wisata baru yang memperkuat posisi Murung Raya dalam peta pariwisata nasional.
Kalimantanlive.com/efendi







