KALIMANTANLIVE.COM – FIFA menjatuhkan sanksi kepada Timnas Indonesia akibat sejumlah pelanggaran di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Merespons hal ini, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa pihak PSSI akan mematuhi dan menerima sanksi tersebut.
# Baca Juga :Timnas Indonesia Juara ASEAN Futsal Championship 2024, Tekuk Vietnam 2-0! Penantian 14 Tahun Berakhir!
# Baca Juga :Tiket Laga Timnas Indonesia Vs Jepang Ludes! Erick Thohir: Ini Bukti Dukungan Luar Biasa dari Rakyat
# Baca Juga :Resmi Jadi WNI! Kevin Diks Siap Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
# Baca Juga :Hadapi 4 Laga Kandang, Bisakah Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia? Ini Kata PSSI
Menurut Arya, PSSI mengakui adanya kekurangan, terutama terkait keterlambatan kick-off pertandingan. “Kita patuh saja ya terhadap denda yang diberikan oleh FIFA, apalagi memang kita perlu evaluasi dan perbaiki diri,” kata Arya.
Komite Disiplin FIFA menjatuhkan sanksi pada Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, yang kini dilarang mendampingi tim dalam satu pertandingan dan didenda Rp89,5 juta.
Asisten pelatih, Kim Jong Jin, juga terkena larangan mendampingi tim selama empat pertandingan serta denda yang sama.
FIFA menilai keduanya melanggar kode etik dengan melakukan protes keras terhadap wasit saat laga Bahrain vs Indonesia pada 10 Oktober 2024.







