Untuk posisi kas gabungan per tanggal 25 Oktober 2024 tercatat sebesar Rp 319,51 Miliar dengan komposisi Rp 243,21 Miliar kas fisik di khasanah dan sisanya sebesar Rp 76,30Miliar di fisik kas ATM.
Diperkirakan posisi kas ini akan mengalami peningkatan hingga 150% pada bulan Desember 2024 untuk mencover peningkatan penarikan dana secara tunai di Cabang.
Diperkirakan penarikan fisik dana di KpW-BI dilakukan paling lambat tanggal 23 Desember2024, sedangkan untuk pelayanan BI-RTGS dan SKNBI untuk nasabah, Bank Indonesia tetap membuka layanan sampai dengan tanggal 30 Desember 2024.
Layanan Bank Kalsel
Jam layanan weekend banking di KCP Duta Mall dan KCPS Banjarbaru (Q Mall) tanggal 28-29Desember berlaku normal. Operasional tanggal 28 dan 29 desember dapat dilakukan terutama untuk proses SP2D dan pembayaran pajak, namun untuk pelimpahannya dilakukan hari senin tanggal 30 desember 2024.
Jam layanan/operasional bank pada hari selasa tanggal 31 desember 2024 berlaku operasional terbatas (Setoran tunai dan pemindahbukuan sesama Bank Kalsel/intern).
Untuk penerimaan layanan setoran negara (pajak) terakhir sampai dengan pukul 17.00 Wita pada kantor Cabang (Jakarta menyesuaikan) dan untuk Kantor Cabang Pembantu dibatatasi sampai dengan pukul 15.00 Wita. Seluruh jaringan kantor Bank Kalsel akan Kembali beroperasi normal pada tanggal 2 Januari 2024.
Masyarakat juga tetap dapat memperoleh pelayanan perbankan dari Bank Kalsel melalui berbagai e-channel, termasuk ATM/CRM (Automatic Teller Machine / Cash RecycleMachine)dengan total 294 unit yang terdiri dari 287 mesin ATM dan 7 unit CRM.
Bank Kalsel juga saat ini mendorong nasabah maupun masyarakat menggunakanlayananMobile Banking (Aksel) untuk melakukan transaksi seperti cek saldo, transfer, QRIS, pembelian,pembayaran, top up e-wallet dan tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal). Agar transaksi efektif dan efisien maka disarankan sebaiknya nasabah melakukan transaksi secara non tunai dengan memanfaatkan jaringan e-channel.
Sumber: Humas Bank Kalsel
Editor: elpian







