Polisi Selidiki Kasus Ditemukannya Pria Tergeletak Bersimbah Darah di Jalan Raya Telaga Langsat

BARABAI, KALIMANTANLIVE.COM – Warga Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), digegerkan dengan penemuan seorang pria tergeletak bersimbah darah di jalan raya Desa Pandanu, pada Senin, 11 November 2024, sekitar pukul 15.00 WITA.

Pria tersebut, yang kemudian diketahui bernama YS (33), warga Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), diduga menjadi korban penganiayaan.

# Baca Juga :Polres HST Pelaku Kasus Pembunuhan 2019 Lalu, AKBP Jimmy: Diciduk di Paser Utara Kaltim

# Baca Juga :Meriahkan Hari Bhayangkara, Digelar Lomba Panahan Horsebow Kapolres HST Cup 2022

# Baca Juga :Gara-gara Miliki Tujuh Paket Sabu, Penata Rias di Kecamatan Pandawan Digiring ke Polres HST

# Baca Juga :Satres Narkoba Polres HST Tangkap Warga Gambah Gara-gara Ditemukan Sisa Sabu dalam Pipet

Kapolres HST, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, melalui Kasi Humas Polres HST, Iptu Akhmad Priadi, membenarkan bahwa insiden tersebut tengah diselidiki sebagai kasus penganiayaan.

“Kejadian berawal sekitar pukul 14.45 WITA, saat saksi GD sedang duduk di teras rumahnya,” ungkap Iptu Priadi, Rabu (13/11/2024).
Cekcok Mulut Berujung Penganiayaan

Menurut keterangan saksi, GD, YS datang bersama seorang pria berinisial RH yang mengendarai sepeda motor Honda Beat, sementara YS mengendarai sepeda motor Mio.

Keduanya mendatangi GD dan langsung menanyakan “Mana Jabrik?” kepada saksi GD. Ketika GD memberikan jawaban bahwa “Sudah Bulik kalau guring orangnya,” tak lama kemudian terjadi cekcok mulut antara RH dan YS.

Cekcok ini memaksa GD untuk meminta keduanya pergi dan masuk ke dalam rumah. Namun, 15 menit setelahnya, GD mendengar kabar mengejutkan bahwa YS ditemukan tergeletak di pinggir jalan dengan luka di pelipis kiri dan banyak mengeluarkan darah.